Jangan pernah berkata kamu salah (buku bagaimana mencari kawan dan mempengaruhi orang lain)

 

Jangan pernah berkata kamu salah.

Jangan pernah memulai dengan mengatakan “Saya akan buktikan sesuatu pada Anda”. Cara itu sungguh buruk. Itu sama saja mengatakan. “Saya lebih pintar dari anda”. Saya akan sampaikan pada anda satu atau dua hal, dan membuat anda mengubah pikiran anda.

Seorang penyalur Dodge di Billings, Montana. Dia menceritakan, karena tekanan bisnis otomobil, dia sering menjadi cepat marah dan cepat tersinggung mendengar keluhan-keluhan pelanggan. Hal ini menimbulkan kemarahan yang semakin memanas, di samping dia kehilangan peluang bisnis dan secara umum perasaan tidak nyaman.

Dia menceritakannya kepada kelasnya, dengan melihat bahwa hal ini tidak akan membawa saya kemanapun dengan lebih cepat, saya pun mencoba taktik baru. Saya akan mengatakan sesuatu seperti ini : “Bagian penjualan kami agaknya telah membuat begitu banyak kesalahan sehingga saya sering malu. Kami mungkin sudah membuat kesalahan dalam kasus Anda. Ceritakanlah pada saya tentang hal itu.

Anda tidak akan pernah mendapat kesulitan, kalau Anda mau mengungkapkan bahwa mungkin anda salah. Cara itu akan menghentikan semua perdebatan dan mengilhami lawan anda untuk menjadi sama adil, terbuka dan berpikiran-luas seperti anda. Ini akan membuatnya ingin juga mengakui bahwa dia mungkin juga salah.

Saya pernah memperkerjakan seorang dekorator interior untuk membuat gorden rumah saya. Begitu rekeningnya tiba, saya merasa kaget.

Beberapa hari kemudian, seorang kawan mampir dan memandang gorden itu. Saya menyebut harganya, dan dia berseru dengan 1 rasa kemenangan. “Apa? Mahal Sekali. Saya kira dia menipu Anda”.

Benar? Ya Benar Sekali, dia sudah mengatakan yang sebenarnya, tapi hanya sedikit orang yang suka mendengar kebenaran yang mencerminkan penilaian mereka. Jadi sebagai manusia, saya berusaha membela diri. Saya menyatakan bahwa yang terbaik akhirnya adalah yang termahal, bahwa seseorang tidak bisa mengharap kualitas dan citarasa artistik dengan harga murah, dan seterusnya dan seterusnya.

Hari berikutnya kawan lain mampir, mengagumi gorden saya, dengan antusias dia membicarakannya, dan mengekspresikan satu harapan kalau saja dia mampu mendapatkan kreasi cantik ini untuk rumahnya. Reaksi saya total berbeda. “Ah sebenarnya” ujar saya, “Saya sendiri tidak mampu membayar semahal ini. Saya membayar terlalu mahal. Saya sebenarnya menyesal memesannya”.

Apabila kita salah, kita sendiri mungkin mengakuinya. Dan bila kita ditangani dengan cerdik dan lembut, kita mungkin mengakuinya pada orang lain, dan bahkan merasa bangga dengan keterusterangan kita serta pikiran kita yang luas. Tapi tidak demikian halnya bila seseorang mencoba memaparkan fakta dengan cara tidak menyenangkan.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selalu buat orang lain merasa penting (buku bagaimana mencari kawan dan mempengaruhi orang lain)

bicarakan hal yang menarik bagi orang lain (buku bagaimana mencari kawan dan mempengaruhi orang lain)