jadilah pendengar yang baik (buku bagaimana mencari kawan dan mempengaruhi orang lain)
Afrika!! Saya berseru!! Sungguh menyenangkan! Saya sudah lama ingin sekali melihat afrika, tapi saya tidak pernah sampai kesana kecuali selama 24 jam tinggal di Aljazair. Ceritakan pada saya, apakah anda berkunjung ke negara yang menakjubkan itu? Ya? Beruntung sekali. Saya iri pada anda. Ceritakan pada saya tentang afrika.
Antusiasme saya telah membuatnya berbicara selama 45 menit. Dia tidak pernah lagi menanyakan kepada saya dari mana atau apa yang sudah saya lihat. Dia tidak ingin saya bercerita tentang perjalanan saya. Apa yang dia inginkan adalah pendengar yang berminat pada kisahnya.
Apakah dia aneh? Tidak. Banyak orang yang seperti itu.
Seorang pembicara yang menyenangkan? Mengapa? Padahal saya hampir tidak mengatakan apa pun. Tapi saya telah melakukan hal ini, yaitu saya telah mendengarkan dengan penuh perhatian. Saya sudah mendengarkan, karena saya sungguh-sungguh tertarik dan dia merasakan hal itu. Memang sudah sewajarnya, hal itu menyenangkannya. Mendengarkan semacam itu adalah pujian tertinggi yang bisa kita berikan kepada siapa pun.
Saya sampaikan padanya kalau saya sudah sangat terhibur dan diberi petunjuk dengan pembicaraannya. Saya katakan kepadanya kalau saja saya mempunyai pengetahuan seperti miliknya, saya akan senang sekali.
Begitulah saya membuatnya berpikir bahwa saya seorang pembicara yang baik padahal, dalam kenyataannya, saya hanya sebagai pendengar yang baik dan telah mendorongnya untuk berbicara.
Mendengarkan sama pentingnya untuk kehidupan rumah tangga dan dunia bisnis. Millie Esposito dari croton-on-hudson, new York membiasakan diri mendengarkan dengan cermat ketika salah seorang anaknya ingin berbicara dengannya. Suatu malam dia sedang duduk di dapur bersama puteranya robert, dan setelah satu diskusi singkat tentang sesuatu yang ada dalam pikiran anaknya, robert berkata. Bu, saya tahu kalau ibu sangat mencintai saya.
Nyonya Esposito begitu tersentuh mendengar itu dan berkata : sudah pasti ibu Sangat mencintaimu. Kau meragukannya?
Rober menjawab tidak, tetapi saya tahu kalau ibu sungguh sungguh mencintai saya, karena setiap kali saya ingin bicara tentang sesuatu, ibu akan menghentikan apapun yang sedang ibu kerjakan, dan mendengarkan saya.
Isaac F marcosson, seorang jurnalis yang mewawancarai ratusan selebriti, menyatakan bahwa banyak orang yang gagal dalam membuat kesan yang menyenangkan, karena mereka tidak mendengarkan dengan penuh perhatian. Perhatian mereka telah begitu banyak tersita dengan apa yang akan mereka ucapkan selanjutnya, sehingga mereka tidak memasang telinga.
Orang yang sangat penting telah menyampaikan pada saya bahwa mereka lebih suka kepada pendengar yang baik, namun kemampuan untuk mendengarkan tampaknya lebih jarang dimiliki, dibandingkan dengan hampir semua ciri baik lainnya.
Ulasan reader's digest :banyak orang mendatangi seorang dokter, padahal yang mereka butuhkan adalah seorang pendengar.
Lincoln tidak menginginkan nasihat. Dia hanya sekedar membutuhkan seorang pendengar yang ramah dan simpati, dengan siapa dia bisa membuka dirinya. Ternyata itulah semua yang kita inginkan tatkala kita dalam kesulitan. Itu yang seringkali diinginkan oleh pelanggan yang mengesalkan, dan pegawai yang tidak puas atau kawan yang terluka.
Ingat bahwa orang dengan siapa anda bicara adalah 100x lebih tertarik dengan diri mereka sendiri dan keinginan-keinginan mereka, juga masalah mereka dibandingkan dengan minat mereka pada anda dan masalah anda. Sakit gigi seseorang lebih berarti baginya daripada kelaparan di Cina yang telah membunuh sejuta orang. Rasa panas di tenggorokan seseorang lebih menarik minatnya dibandingkan dengan 40 gempa bumi di afrika. Pikirkan hal itu lain waktu anda memulai suatu percakapan.
Komentar
Posting Komentar